Teman adalah sebuah sebutan untuk orang yang sangat kita
senangi, dan orang yang terkadang selalu bersama dalam suasana suka dan duka.
Sudah dapat dipastikan bahwa anda semua memiliki teman. Baik teman SD, teman
SMP, teman SMA, maupun teman lainnya. Meskipun terkadang saya sering mendengar
banyaknya teman yang jadi penghianat. Jadi sebenarnya teman anda yang
berkhianat ataukah sikap anda yang kurang tepat terhadap teman anda. Jujur saya
juga pernah memiliki pikiran tersebut. Namun, setelah saya introspeksi diri
ternyata ada prilaku kita yang kurang tepat terhadap teman kita. Contohnya,
ketika teman kita sehat apakah kita mengunjungi mereka? Atau anda menanya kabar
mereka lewat sms? Hampir 75% tidak melakukannya. Terkadang kita hanya ingat
teman kita pada saat kita membutuhkan mereka. Misalnya, pada saat putus dengan
pacar, pada saat dimarahi orang tua, dan lain sebagainya. Namun kita tidak
menyadari itu, seringkali kita menyalahkan teman kita yang ingat pada saat ada
kebutuhan saja. Padahal jika di tengok jauh dalam diri kita, sebenarnya kita
lah yang seperti itu. Coba apa yang akan terjadi apabila kita memberikan
sedikit perhatian plus pada teman kita. Mereka akan selalu mengingat kita,
mereka akan membanggakan kita sebagai teman, dan mereka akan selalu siap bila
di minta pertolongan. Sesungguhnya konsep berteman itu mudah, seperti slogan
yang sering anda temukan “ anda sopan kami segan “. Inti dalam pertemanan
adalah saling menghargai, saling mengerti, dan saling menghormati. Jangan
pernah anda mencela teman anda karena suatu hal, karena anda pun akan di cela
oleh mereka. Mungkin teman-teman sekalian sering menyebutnya dengan karma. Ya,
memang benar apa yang terjadi dan saya telah mengalaminya. Jangan menjadi orang
yang egois. Kita adalah manusia, manusia itu makhluk sosial. Mustahil bagi kita
hidup sendiri berdiri sendiri tanpa teman. Jangan pernah berkata “ gausah
ngatur hidup aku, hidupku ya hidupku, urus aja dirimu sendiri”. Terkadang kita
salah mengartikan makna kata tersebut. Teman kita ingin yang terbaik untuk
kita. Kita hanya perlu memproses nasehat mereka dan menjalankannya dengan penuh
cinta. Anda juga sebaiknya tidak acuh terhadap sesama. Yakinlah bahwa Allah SWT
akan membalas perbuatan baik anda, baik di balas di dunia maupun di akhirat.
Terkadang kita terlalu banyak memiliki prasangka buruk bila
akan melakukan hal baik. Contohnya, apabila kita akan membantu teman akan
muncul pikiran seperti ini, “ kalau kita
bantu temen kita, apa mereka juga akan bantu kita? Apa mereka akan ingat
kita?”. Jika masih memiliki pikiran seperti itu artinya kita belum memiliki
niat sungguh-sungguh berbuat baik atas nama Allah SWT. Kebanyakan dari kita
berbuat baik apabila di lihat oleh orang banyak, yang pada dasarnya itu sebuah
perilaku yang di larang oleh agama yaitu riya. Coba anda mulai menanamkan
prinsip berbuat baik karena Allah SWT, anda akan merasakan sebuah kekuatan yang
tidak akan anda dapatkan dari siapapun selain Allah SWT.
No comments:
Post a Comment